Masjid Nurul Iman Wonosobo adalah salah satu masjid ikonik yang menjadi pusat kegiatan ibadah dan dakwah di kabupaten wonosobo. Masjid ini dikenal tidak hanya karena keindahan arsitekturnya yang memadukan gaya modern dan unsur budaya lokal, tetapi juga karena kenyamanan suasananya yang sejuk khas dataran tinggi. Letaknya yang strategis menjadikan masjid ini ramai dikunjungi oleh warga sekitar serta para wisatawan yang datang untuk beribadah atau sekadar singgah dan beristirahat.
Selain menjadi tempat ibadah, masjid nurul iman wonosobo juga aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan seperti pengajian rutin, kajian islam, dan kegiatan sosial. Fasilitas masjid yang lengkap, mulai dari tempat wudhu yang bersih hingga area parkir yang luas, membuat para jamaah merasa nyaman dan betah. Di malam hari, pencahayaan masjid menciptakan suasana yang damai dan menenangkan. Masjid ini menjadi bukti nyata bahwa fungsi masjid lebih dari sekadar tempat salat, melainkan juga pusat spiritualitas dan komunitas umat islam di wilayah wonosobo.

Masjid Nurul Iman Wonosobo: Menyelami Keindahan Iman di Kaki Pegunungan
Pesona Masjid Nurul Iman di Tengah Sejuknya Wonosobo
Masjid Nurul Iman menjadi salah satu ikon spiritual yang tumbuh dan berkembang di Kabupaten Wonosobo, tepatnya di Desa Campursari, Kecamatan Selomerto. Masjid ini bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan, sosial, hingga pendidikan masyarakat sekitar. Terletak di daerah pegunungan dengan udara sejuk dan pemandangan alam yang menyejukkan, masjid ini menyajikan ketenangan batin dan keindahan fisik yang memukau.
Masjid ini telah menjadi tempat berkumpul, menimba ilmu, serta membangun solidaritas warga Campursari dan sekitarnya. Arsitekturnya yang sederhana namun kokoh mencerminkan semangat gotong royong warga serta kesungguhan mereka dalam menjaga nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Lokasi Strategis dan Lingkungan Masjid
Berada di Jantung Desa Campursari, Selomerto
Masjid Nurul Iman berada di wilayah yang strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat sekitar. Tepatnya di Desa Campursari, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56361. Lokasinya yang tidak terlalu jauh dari pusat kota membuatnya mudah diakses oleh jamaah dari berbagai penjuru desa.
Lingkungan sekitar masjid sangat mendukung kenyamanan beribadah. Dikelilingi oleh area perbukitan yang hijau serta udara segar khas dataran tinggi Wonosobo, masjid ini menawarkan suasana khusyuk untuk setiap ibadah. Tidak jarang, jamaah dari luar desa pun datang untuk beribadah di sini karena merasa tenang dan nyaman.
Suasana Sejuk dan Religius
Kesejukan Wonosobo menjadi nilai tambah tersendiri bagi Masjid Nurul Iman. Suasana lingkungan yang bersih dan udara yang segar membuat masjid ini cocok sebagai tempat untuk mendalami ajaran Islam lebih dalam. Setiap harinya, terutama di waktu-waktu sholat berjamaah, masjid selalu ramai oleh warga dari berbagai usia.
Fasilitas dan Kegiatan Masjid
Fasilitas Masjid yang Memadai
Masjid Nurul Iman terus berkembang seiring waktu. Saat ini, fasilitasnya sudah cukup memadai untuk mendukung berbagai aktivitas jamaah. Beberapa fasilitas utama yang tersedia antara lain:
Ruang utama sholat yang bersih dan luas, mampu menampung ratusan jamaah
Tempat wudhu dengan air yang mengalir jernih dari sumber mata air pegunungan
Toilet umum yang dirawat secara berkala
Parkiran untuk motor dan beberapa mobil jamaah
Sound system yang memadai untuk kegiatan pengajian maupun khutbah Jumat
Perpustakaan kecil yang menyediakan buku-buku keislaman dan majalah Islami
Pihak pengurus masjid juga berusaha terus melakukan perbaikan dan pengembangan fasilitas dengan dukungan dari donatur dan swadaya masyarakat.
Kegiatan Rutin Keagamaan
Masjid Nurul Iman tidak hanya menjadi tempat sholat lima waktu dan Jumat, tetapi juga pusat kegiatan keislaman harian dan pekanan. Beberapa kegiatan rutin yang dilaksanakan di antaranya:
Pengajian ibu-ibu setiap hari Jumat pagi
Majelis taklim bapak-bapak setiap malam Rabu
Tadarus Al-Qur’an bersama di bulan Ramadhan
Sholat tarawih dan kultum Ramadhan
Peringatan hari besar Islam (PHBI) seperti Maulid Nabi, Nuzulul Qur’an, dan Isra’ Mi’raj
TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) untuk anak-anak dan remaja
Peran Masjid dalam Masyarakat
Masjid ini menjadi pusat kegiatan sosial masyarakat. Pengurus masjid aktif melakukan:
Pengumpulan dan distribusi zakat, infak, dan sedekah
Santunan anak yatim dan dhuafa
Penggalangan bantuan untuk warga sakit atau terkena musibah
Kegiatan bersih-bersih lingkungan masjid dan sekitar desa
Sejarah dan Perkembangan Masjid
Awal Berdirinya Masjid Nurul Iman
Masjid Nurul Iman dibangun dengan semangat kebersamaan warga Campursari. Berawal dari bangunan sederhana yang digunakan untuk sholat berjamaah, masjid ini lambat laun mengalami renovasi dan pengembangan menjadi bangunan permanen yang nyaman dan indah seperti sekarang.
Pembangunan masjid melibatkan tenaga dan dana dari masyarakat secara gotong royong. Proses panjang ini menunjukkan betapa besarnya antusiasme masyarakat dalam menyediakan tempat ibadah yang representatif di desanya.
Perkembangan Hingga Kini
Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, masjid terus dikembangkan baik dari segi fisik maupun program. Kini, Masjid Nurul Iman tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tapi juga menjadi pusat pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda.
TPQ yang berada di bawah naungan masjid telah meluluskan banyak anak-anak yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan memahami dasar-dasar ajaran Islam. Banyak kegiatan remaja masjid yang juga aktif, seperti pelatihan adzan, ceramah, dan kepemimpinan Islami.
Pesantren Kilat dan Pembinaan Remaja
Pembinaan Karakter Islami untuk Generasi Muda
Masjid Nurul Iman sangat memperhatikan pembinaan generasi muda. Kegiatan seperti pesantren kilat saat libur sekolah, pelatihan khutbah, serta kajian remaja rutin menjadi agenda yang menarik minat anak-anak dan remaja untuk aktif ke masjid.
Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda menjadi pribadi yang shalih, beradab, dan cinta terhadap masjid. Mereka dilatih untuk tidak hanya menjadi jamaah, tetapi juga pelopor dalam kebaikan.
Peran Remaja Masjid
Remaja masjid di Nurul Iman berperan dalam membantu pelaksanaan kegiatan besar seperti PHBI, penyambutan bulan Ramadhan, dan kerja bakti masjid. Mereka juga aktif mengelola sosial media masjid untuk menyebarkan informasi kegiatan ke warga sekitar.
Dukungan dan Peran Masyarakat
Swadaya dan Gotong Royong
Salah satu kekuatan Masjid Nurul Iman adalah dukungan kuat dari masyarakat. Segala kebutuhan masjid—dari biaya operasional, perbaikan bangunan, hingga kegiatan sosial—banyak yang didanai oleh swadaya warga dan donatur tetap.
Kegiatan kerja bakti, penggalangan dana, dan pengelolaan kegiatan masjid dilakukan bersama-sama. Ini menunjukkan kuatnya nilai gotong royong di masyarakat Campursari yang menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan mereka.
Harapan dan Rencana ke Depan
Dalam waktu dekat, pengurus masjid memiliki rencana untuk:
Merenovasi bagian depan masjid agar lebih representatif
Menambah tempat wudhu khusus wanita
Memperluas ruang TPQ
Menyediakan jaringan Wi-Fi edukatif bagi kegiatan remaja
Semua rencana tersebut membutuhkan uluran tangan para dermawan dan keterlibatan aktif warga. Semangat “dari, oleh, dan untuk umat” terus dijaga demi kemajuan masjid.
Nilai dan Filosofi Masjid Nurul Iman
“Nurul Iman” sebagai Penerang Keimanan
Nama “Nurul Iman” memiliki makna cahaya keimanan. Masjid ini benar-benar menjadi tempat yang membawa cahaya bagi kehidupan warga sekitar. Dari sinilah mereka belajar Islam, memperkuat iman, dan menjalin ukhuwah Islamiyah.
Masjid ini mengajarkan bahwa masjid bukan sekadar tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat peradaban Islam yang menghidupkan ruh keimanan dalam setiap aspek kehidupan.
Masjid Sebagai Perekat Sosial
Di era modern yang serba individualistik, Masjid Nurul Iman tetap teguh sebagai perekat sosial di masyarakat. Masjid ini menyatukan berbagai latar belakang masyarakat dalam satu tujuan bersama: ibadah dan kebaikan.
Mari Makmurkan Masjid Kita
Masjid Nurul Iman Campursari bukan hanya bangunan fisik, tapi simbol kekuatan spiritual dan sosial masyarakat Selomerto. Dalam setiap adzan yang dikumandangkan, dalam setiap ayat yang dibaca, dalam setiap doa yang dipanjatkan, masjid ini menjadi saksi kesungguhan umat dalam meraih ridho Allah.
Sudah sepatutnya kita semua—baik warga sekitar maupun umat Islam pada umumnya—turut berkontribusi dalam memakmurkan masjid ini. Tidak harus dengan uang, tetapi bisa dengan tenaga, ilmu, dan kehadiran kita dalam setiap kegiatannya.